Rabu, 04 Juni 2008

MACAM - MACAM PENYAKIT AGLAONEMA

I. BERCAK DAUN:

Penyebab : Jamur/fungi(alternaria,cercospora,meeldauw,phoma,
Pseudomonas,ramularia,valsemeedauw)

Penanganan : Fungisida atau Anti Jamur


II. FUSARIUM (busuk pangkal umbi)

Penyebab :
Jamur Fusarium oxyporum Schlecht.

Gejala :
Biasanya dimulai dengan menguning atau layunya daun bagian bawah dekat pangkal
batang (daun tua). Bila pada bagian pangkal batang diiris akan terlihat warna coklat pada
pembuluh kayunya. Akar tamanan yang diserang menjadi rusak dan busuk. Selanjutnya
membuat tanaman menjadi layu dan mati. Berbeda dengan layu bakteri, layu fusarium ini
tidak menyebabkan keluarnya lendir.

Penanganan : FUNGISIDA atau Anti Jamur


III. LAYU BAKTERI

Penyebab :
Bakteri Pseudomonas solanacearum Smith.

Gejala :
Mula-mula tanaman terlihat layu seperti kekurangan air, terutama pada daun-daun
muda (bagian atas dari tanaman) tak lama kemudian tanaman menjadi layu
keseluruhannya dan mati. Bila pada pangkal batang dipotong melintang ataupun
membujur akan terlihat pembuluh kayunya berwarna coklat. Bila bagian yang
paling dekat dengan perakaran (pangkal batang) dipotong miring kemudian
dimasukkan ke dalam gelas berisi air jernih, maka tak lama kemudian akan keluar
cairan (lendir) yang berwarna putih (sepintas seperti asap yang keluar dari batang
rokok). Lendir tersebut akan mengendap ke dasar gelas. Lendir ini merupakan
massa bakteri. Adanya massa bakteri ini dipakai untuk membedakan penyakit layu
bakteri dengan layu fusarium (pada layu fusarium tidak keluar cairan putih ini).
Pada akar sering tampak sebagian akarnya menjadi coklat busuk.

Penanganan : Bacterisida


IV. KUTU DAUN (APHIS)

Penyebab : Aphis gossypii Glover

Gejala :
Tanaman yang terserang, daunnya akan mengeriting karena cairan dalam daun
dihisap oleh hama ini. Pada serangan hebat akan menyebabkan pertumbuhan
tanaman mengerdil. Hama ini juga merupakan vektor (pembawa) penyakit virus.
Hama dapat mengeluarkan kotoran "embun madu', sehingga kadang pada tanaman yang
terdapat banyak kutu ini akan ditemui semut-semut yang akan
memamfaatkan kotorannya. Embun madu yang dapat menjadi media tumbuhnya
jamur jelaga yang dapat menutupi daun dalam proses fotosintesa.

Penanganan : Pestisida untuk Kutu Daun


V. KUTU PUTIH

Penyebab : Planococcus

Penanganan : Pestisida untuk Kutu Putih (bukan untuk kutu daun)


V. ERWINIA CAROTOVORA (busuk lunak/ Bacterial Soft Rot)
Back Leg

Penyebab : Bakteri Erwinia Carotovora

Penanganan : Bakterisida

Tidak ada komentar: